30.7.11

Terbuai, terlalai.

Hakikat hidup, kadang-kadang kita memang perlu ketepikan sesuatu untuk diri sendiri.
Ada yang lebih perlu untuk kita perhati, dan kita jagai.
Untuk apa yang Tuhan kurniakan untuk saya sekarang, tak cukup Alhamdulillah untuk saya ucap.
Terlalu indah, terlalu bertuah.

Cuma hati manusia, tetap bukan hatinya malaikat.
Tak pernah rasa kuat, tak pernah rasa mantap.

Cukup buat saya, punya ibu bapa mengindahkan keluarga, punya kekasih semanis dia, punya teman seakrab mereka, ditambah kekuatan adik-adik yang selalu membuai tawa, mengundang selesa.

Saya malu bila terus-terusan merasa diri dibalut sunyi, merasa tidak dimengerti, walhal apa yang telah Tuhan kurnia ini terlalu lebih mencukupi.

Kadang-kadang hati ini mengada-ngada, menjadi-jadi.
Kadang-kadang hati ini terlalu terbuai, sering terlalai.

Tuhan, sejahterakan keluarga saya sentiasa, di bawah Lindung-Mu, dipayung Rahmah-Mu.

Tuhan, sentosakan hati kekasih saya dan keluarga, semoga terus-terusan dipenuhkan hati kami dengan cinta.

Tuhan, gembirakan teman-teman saya, yang tanpa jemu tetap mendukung dan menyalakan bibir dengan tawa.

1 comment:

Gadis Buah Delima said...

sayang,

jazakallah untuk doa yang indah.

semoga buat kamu. segala kebahagiaan yang selayaknya.



ramadhan kareem~

:)


-aishah nur hakim-